Ayo Nulis

Ayo nulis. Dua kata yang membuat saya menjadi bersemangat untuk menyalurkan hobi dalam menulis. Kata-kata yang harus saya ingat-ingat jika tidak bersemangat dalam menulis. Sekarang ini sudah banyak orang yang mempunyai hobi dan kegemaran untuk menulis. Entah itu tulisan yang bersifat membangun atau tulisan yang membuat manusia terhasut. Banyak sekali tulisan-tulisan provokatif yang ada di media sosial. Tulisan yang terkadang menyudutkan atau memfitnah orang, atau organisasi-organisasi tanpa ada pembuktian. Karena menulis sekarang ini sudah bebas sekali. Apalagi jika menulis di dalam media sosial sendiri seperti di facebook, blog atau website. Orang dengan mudahnya menulis karena tidak ada proses editing dari editor seperti tulisan yang ada di koran atau buku.
Orang sedemikian bebasnya menulis apa saja di media mereka masing-masing. Tanpa sadar mereka menyebarkan sesuatu kepada pembacanya. Untuk itulah ada baiknya tulisan tidak berisi hal-hal negatif yang menimbulkan pembaca menjadi terpengaruh. Karena tidak semua orang akan menimbang-nimbang dulu apa yang dibacanya. Ada orang yang langsung menerima dengan mentah-mentah tulisan yang dibacanya.
Ilmu pengetahuan semakin lestari juga berkat tulisan. Tanpa ada tulisan dari para pemikir-pemikir terdahulu, mungkin kita tidak bisa menikmati kemajuan ilmu sekarang ini. Saya sendiri juga selalu menyempatkan waktu setiap saat di kala longgar untuk menulis. Selain menyalurkan hobi, saya juga ingin berbagi dengan orang tentang apa yang ada di pikiran saya. Meskipun terkadang ada tulisan saya yang dangkal dan tidak berbobot. Bagi saya tidak masalah, itu berarti saya harus belajar lagi untuk menulis lebih baik lagi.
Banyak orang-orang yang membagikan ilmunya lewat tulisan di dunia maya. Hal ini jelas membantu kita untuk mengetahui apa yang kita cari. Tulisan-tulisan yang ada juga gratis dan bisa dibaca oleh semua orang. Saya sendiri merasa terbantu dengan banyaknya tulisan-tulisan tentang apapun yang ada di dunia maya sekarang ini. Tinggal ketik saja di Google apa yang kita cari, maka akan muncul banyak sekali ilmu-ilmu yang dibagi.
Saya sendiri jika bertemu dengan teman-teman yang pintar, selalu menyarankan untuk menulis. Selalu saya semangati untuk menulis dan berbagi dengan yang lain. Apalagi jika ilmu yang dimiliki oleh teman saya berlebih, alangkah mubadzir nya jika tidak dibagikan dengan banyak orang. Meskipun terkadang memang susah. Karena tidak semua orang mampu untuk menuliskan apa yang ada di pikirannya menjadi suatu tulisan yang enak dibaca dan bermanfaat bagi orang lain.
Saya sendiri juga mengakui bahwa menulis tidaklah mudah. Tidak bisa setiap hari menulis. Terkadang juga setahun tidak menulis apa-apa. Karena menulis menurut saya suatu proses kreatif. Disebut kreatif karena tidak semua orang mau untuk menekuninya dan mampu untuk merawatnya. Awal saya menulis panjang diawali dari bangku kuliah. Saya selalu berusaha untuk mengeluarkan apa yang ada di dalam pikiran saya menjadi suatu bentuk tulisan. Setelah menulis rasanya seperti puas dan bahagia. Saya sendiri juga tidak tahu hormon apa yang dikeluarkan oleh tubuh setelah menulis. Bentuk tulisan yang sering saya buat  semacam esai, karena jika menulis ilmiah harus membaca literatur yang banyak.
Setiap orang pasti memiliki pekerjaan, kegiatan dan kesibukan yang berbeda-beda. Menulis juga bukan termasuk kebiasaan dari bangsa Indonesia. Seperti halnya membaca, bangsa kita masih rendah dalam kebiasaan ini. Menulis tidak bisa dilepaskan dengan membaca. Saya sendiri saat menulis, juga sering terinspirasi dari buku-buku atau bacaan-bacaan.
Saya ingin melestarikan budaya menulis. Ingin berbagi dan menyemangati orang lain agar mau untuk menulis juga. Saya yakin setiap orang pasti memiliki ilmu dan kemampuan dalam suatu hal. Kalau tidak dituliskan, maka ilmu itu tidak akan menyebar kepada orang lain. Meskipun ada juga orang yang pelit dan tidak mau berbagi dengan ilmunya. Saya sendiri merasa benci dengan orang-orang yang tidak mau berbagi ilmunya. Padahal kita tahu, bahwa dengan berbagi, ilmu akan semakin bermanfaat dan berkembang.
Ada juga orang yang memang tidak tahu kapan mulai untuk menulis. Tidak tahu apa yang akan ditulis. Dan tidak tahu menulis itu untuk apa. Bahkan ada orang yang beranggapan bahwa menulis hanya membuang-buang waktu saja dan tidak menghasilkan uang. Ah, kalau orang sudah beranggapan seperti ini, maka di dalam hidupnya tidak akan menghasilkan tulisan apapun.
Tulisan ternyata bisa mempengaruhi pikiran dan perasaan kita. Saya sendiri sering terpengaruh dengan beberapa tulisan yang saya baca. Mungkin ini juga terjadi pada semua orang setelah membaca. Tulisan-tulisan yang baik dan positif terkadang memberikan saya energi untuk lebih bersemangat dalam beberapa hal. Saya juga kadang terpengaruh dengan tulisan-tulisan provokatif dan mengadu domba. Alangkah bijaknya jika kita bisa membaca tulisan-tulisan yang baik bagi kita. Termasuk tulisan yang anda baca ini, saya tidak tahu apakah ini tulisan yang baik atau tulisan asal-asalan. Hehehe. Silahkan anda menilai sendiri.
Daripada menulis status–status pribadi yang galau di facebook, twitter atau bbm, lebih baik menulis panjang dan bermanfaat bagi yang membaca. Status pribadi yang jika ditulis di media sosial malah seluruh dunia bisa mengetahui. Semoga yang membaca tulisan saya ini, mulai menuangkan ide-idenya, ilmunya, atau kemampuannya dalam bentuk tulisan. Ceritakan indahnya perjalananmu dengan tulisan. Bagikanlah ilmu pengetahuanmu lewat tulisan. Tunjukkan kemampuanmu dengan tulisan. Bantulah orang-orang disekitarmu dengan tutorial-tutorialmu lewat tulisan. Ayo menulis. Jangan hanya menjadi pembaca saja. Karena semua orang punya pengetahuan. Akan hilang dan sirna pengetahuan itu jika tidak dituangkan dalam bentuk karya tulisan.
Jangan menunggu nanti jika longgar untuk menulis. Kalau mau menulis, langsung tuliskan saja. Tidak perlu menunggu tulisan bagus, nanti kita bisa mengeditnya. Ayo menulis. Ayo isi hari-hari kita dengan tulisan yang bermanfaat bagi pembaca. Jangan hanya menjadi tukang kritik orang lain atau pemerintah, tetapi kita tidak pernah menghasilkan karya tulis apapun.
Foto dari : http://thewritepractice.com

Soal Ujian Nasional Matematika SMK Teknik dari Masa ke Masa

Ujian Nasional merupakan puncak ujian dari siswa di sekolah. Berikut saya bagikan soal-soal Ujian Nasional Matematika SMK Kelompok Teknik yang sudah saya ketik ulang. Soal Ujian Nasional Matematika SMK ini saya kumpulkan dari masa ke masa. Sehingga bisa digunakan untuk keperluan belajar mengajar. Semua file berikut menggunakan Ms.Word sehingga mudah untuk diedit. Tinggal klik saja sesuai kebutuhan dan tidak akan memusingkan anda dalam mendownload.
Foto Icon dari : www.iconfinder.com

Silahkan download :
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2015/2016
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2014/2015
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2013/2014
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2012/2013
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2011/2012
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2010/2011
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2009/2010
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2008/2009
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2007/2008
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2006/2007
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2005/2006
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2004/2005
SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMK TEKNIK TAHUN PELAJARAN 2003/2004

Semua soal di atas dapat diunduh gratis. Blog saya ini tidak ada iklan. Saya tidak mendapatkan uang dari manapun setelah anda mengunjungi blog ini. Saya hanya berniat untuk membagikan apa yang saya tulis dan semoga bermanfaat. Dalam penulisan, ada beberapa soal dari Tahun pelajaran 2003/2004 sampai dengan 2008/2009 saya dibantu oleh teman saya ibu Yusrul Hana, S.Pd.

Hormat Saya
Taufik Fadholi

Beruntunglah Anda yang Mempunyai Pasangan Seorang Guru

Profesi guru sekarang ini banyak digandrungi oleh lulusan SMA/SMK. Banyak lulusan SMA/SMK yang memilih untuk kuliah di jurusan kependidikan. Terbukti dengan semakin banyaknya perguruan tinggi yang membuka jurusan kependidikan. Lulusannya pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. Bahkan ada beberapa orang yang bukan lulusan keguruan, dengan keikhlasan hati mendedikasikan hidupnya untuk menjadi guru, bahkan sampai pensiun. Di mata masyarakat, profesi guru pun dianggap mulia. Berikut beberapa hal yang membuat anda beruntung jika memiliki suami/istri seorang guru.
1.    Pribadi yang Sabar
Tidak semua yang diajarkan guru akan diterima dengan baik oleh para siswa. Ada siswa yang tidak bisa menerima pelajaran yang diajarkan guru. Itu hal yang wajar. Seorang guru tidak mungkin akan marah setiap hari jika pelajarannya tidak bisa diterima guru. Siswa pasti ada yang menjengkelkan dan membuat guru geram dengan tingkahnya. Nah, seorang guru pastilah akan sabar dengan siswa-siswanya. Guru pasti tidak akan memaksakan kehendaknya agar semua siswa menjadi pintar. Karena tidak semua siswa itu pintar dalam semua hal. Kenakalan-kenalan beberapa siswa pasti terjadi di sekolah. Entah itu kenakalan yang wajar atau yang kurang ajar. Dalam mendidik siswa-siswa tersebut tidaklah mungkin dengan kekerasan. Kesabaran seorang guru akan selalu didahulukan dalam menangani siswanya. Kalau guru tidak sabar, maka masalah-masalah siswa akan semakin tambah parah.
Alangkah bahagianya kita, jika pasangan adalah seseorang yang penyabar. Tentu akan mendamaikan hati saat kita terbawa emosi. Tentu akan santai dan rileks dalam menjalani kehidupan.
2.    Setia kepada Pasangan
Menjadi guru merupakan profesi yang terhormat dan terpandang di mata masyarakat. Ini tidak bisa dipungkiri. Banyak guru yang di kehidupan sosialnya menjadi tokoh masyarakat. Guru juga dianggap sebagai panutan dalam masyarakat. Jadi, jika anda memiliki suami/istri seorang guru, anda harus selalu bahagia. Para guru tidak akan berkhianat kepada anda. Karena sanksi sosial akan berat jika guru aneh-aneh dalam kehidupan asmaranya. Guru pasti akan pikir-pikir dua kali jika akan melakukan perselingkuhan. Jelas, seorang guru akan setia dengan pasangan hidupnya.
Hal yang didamba-dambakan orang pasti selalu bersama pasangannya. Jika yang dimiliki orangnya setia, pastilah tidak akan banyak masalah dalam menjalani kehidupan.
3.    Penyayang anak-anak
Guru yang mengajar di PAUD, TK, SD lebih memiliki kepekaan dan lebih penyayang kepada anak-anak. Tapi tidak menutup kemungkinan guru-guru yang mengajar di SMP atau SMA juga. Tapi di SMP dan SMA seorang siswa sudah dapat dikategorikan menjadi remaja, tidak anak-anak lagi.
Segarang-garangnya tampang seorang guru, pasti memiliki jiwa yang sayang anak-anak. Karena seorang guru hampir setiap harinya bertemu dengan siswanya. Guru pasti juga telaten dalam mendidik para siswanya dengan kasih sayang.
Dengan siswa yang anak orang lain saja penyayang, apalagi dengan anak sendiri. Pasti akan membuat keluarga lebih harmonis dan membahagiakan.
4.    Seorang motivator
Setiap waktu, seorang guru pasti selalu mengajak dan menganjurkan siswanya untuk belajar. Cara yang dilakukan guru pasti berbeda-beda. Tidak mungkin seorang guru dalam mengajar langsung absen siswa, ceramah tentang materi lalu saat jam selesai keluar ruang kelas. Pasti akan terselip ajakan kepada para siswanya untuk selalu belajar. Guru pasti memiliki bakat untuk menjadi motivator. Semangat yang diberikan guru kepada muridnya pasti positif. Guru akan selalu memberi semangat positif, baik, dan membangun kepada siswanya.
Nah, ini yang baik bagi anda. Jika anda sedang lesu dan pesimis tentang kehidupan, pasangan anda yang seorang guru pasti akan selalu mencari cara untuk membuat anda termotivasi dalam hidup. 

Foto : Dokumen Pribadi

5.    Selalu Bangun pagi
Jam masuk sekolah adalah jam 7 pagi. Seorang guru pasti akan bangun kurang dari jam itu. Apalagi jika jarak sekolah tempat mengajar dan rumahnya agak jauh. Sebelum atau saat waktu subuh tiba, seorang guru haruslah sudah bangun. Hal ini baik bagi kesehatan tubuh. Guru juga tidak tergesa-gesa dalam berangkat kerja dan menjadikan hidup lebih berkualitas. Ungkapan masyarakat jawa “ojo sampai rejekimu ditotol ayam” (Jangan Sampai Rejekimu Dipatok Ayam) secara tidak langsung akan dipegang teguh oleh guru.
Hal ini sangat baik, karena arti dari ungkapan Jawa tersebut adalah agar seseorang tidak menjadi pemalas. Guru pastilah disiplin dalam bangun pagi, hal ini akan menjadikan kualitas dan kesehatan hidup baik.
6.    Pandai Bercerita
Guru pasti pandai bercerita. Dalam mengajarkan materi di dalam kelas, seorang guru tidak mungkin full 100 % memberikan materi kepada siswanya. Adakalanya pasti akan disisipkan dengan waktu break, guyon, dan juga bercerita. Hal ini baik bagi kualitas pembelajaran. Kalau dalam 4 jam pelajaran langsung guru hanya memberikan materi terus, siswa akan bosan. Cerita dari guru yang menarik dan dibumbui hal-hal positif pasti akan selalu dinanti oleh siswanya. Apalagi jika cerita-cerita guru ditambahi candaan. Oh, alangkah mengasyikkannya pembelajaran di sekolah.
Menjadi pasangan seorang guru tidak boleh sering cemberut. Karena pasanganmu punya banyak cerita. Entah itu cerita dari sekolah atau cerita dari tempat lain. Pastilah akan selalu semangat jika seorang guru menceritakan apa yang dialaminya saat di rumah. Sekali lagi, sependiam-pendiamnya seorang guru,pasti di dalam pikirannya punya banyak cerita. Kalau pasangan anda guru yang pendiam, berilah pertanyaan-pertanyaan atau umpan agar dia mau bercerita. Pasti akan keluar cerita-cerita kepada anda. Kalau pasangan anda guru yang sudah cerewet dari lahir, tidak perlu diberi umpan, cukup jadilah pendengar setia. Setiap hari pasti dia akan selalu bercerita tentang keadaan sekolahnya atau orang-orang yang ditemuinya. Memiliki pasangan guru pasti akan menyenangkan, jika saat anda bercengkerama di teras rumah, pasangan anda ngomong kesana kemari. Hidup pasti akan lebih ramai.
7.    Banyak Kenalan dan Rekan
Tidak semua orang memiliki jiwa yang mudah bergaul dan terbuka terhadap orang lain. Jangan khawatir, seorang guru memiliki banyak kenalan dan rekan secara otomatis. Kenapa, otomatis? Setiap tahun, siswa yang diajar pasti berganti, dan setiap tahun juga sekolah akan meluluskan siswa-siswanya. Nah, seorang siswa yang baik pasti akan selalu ingat dengan gurunya. Entah di jalan, pasar, mall, toko, atau tempat lainnya terkadang seorang guru akan bertemu dengan siswanya. Akan menjadi kebanggaan tersendiri, jika seorang siswa atau mantan siswa menyapa.
Hal ini pasti terjadi pada semua guru dimanapun berada. Jika mantan siswa memiliki pekerjaan atau profesi yang menjanjikan, pasti akan lebih mudah seorang guru dalam meminta bantuan atau pertolongan saat membutuhkan.
8.    Pembelajar Sejati
Tanpa disadari, seorang guru adalah pembelajar sejati. Seorang guru pasti harus mengikuti perkembangan zaman yang ada. Guru pasti mengikuti perubahan kurikulum yang dilaksanakan oleh pemerintah. Meskipun terkadang berat, guru secara tidak sengaja akan selalu belajar untuk menambah wawasan dan pengetahuannya. Contoh gampangnya, dulu guru mungkin tidak tahu apa itu email, tapi sekarang guru setidaknya harus membuat dan memiliki alamat email sendiri. Guru juga harus belajar terus, entah itu kompetensi yang menyangkut profesionalnya ataupun belajar hal-hal lainnya. Semalas-malasnya seorang guru, sebenarnya mereka adalah pembelajar sejati. Selalu belajar apapun ditengah-tengah perkembangan teknologi informasi yang sedemikian pesatnya.
Hal ini jelas menyenangkan sekali jika pasangan anda seorang guru. Pasti anda akan terbantu dengan beberapa hal yang mungkin diketahui terlebih dahulu oleh pasangan. Anda juga bisa bertanya hal-hal yang mungkin dirasa sulit, tapi bisa dijawab oleh pasangan anda yang seorang guru. Alangkah bahagianya jika hidup selalu belajar dan bertambah pengetahuan.

Beberapa hal di atas merupakan hasil pengalaman saya menjadi seorang guru, obrolan dengan teman-teman seprofesi dan pengamatan kecil-kecilan dari lingkungan sekitar. Ternyata banyak hal-hal menarik dan positif dari seorang guru. Tentunya masih banyak hal-hal yang lain dari profesi guru. Juga banyak hal-hal yang mungkin lebih menarik, dan membahagiakan dari profesi lain yang bukan guru. Orang pastilah akan mencari sesuatu yang membahagiakan hidupnya. Pastinya semua orang akan beruntung mendapatkan pasangan dengan profesi apapun. Apapun profesinya pasti memiliki hal-hal unik dan menarik dalam kesehariannya. Mari kita ciptakan hal-hal yang membuat hidup kita menjadi semakin menarik dan positif.


Catatan seorang Guru
12 Maret 2017
Taufik Fadholi

Hidup Harus Punya Hobi

Rutinitas terkadang akan membuat seseorang bosan. Inilah yang terkadang saya alami. Berangkat kerja pagi, pulang sore membuat hidup mirip dengan mesin. Meskipun sekarang sudah 5 hari kerja, dari Senin-Kamis pulang sore dan Jum’at setelah Sholat Jum’at, kadang memang ada yang kurang kalau yang saya lakukan hanya itu-itu saja. Mulailah timbul pertanyaan, apakah hidup hanya bekerja saja? Apakah hidup hanya untuk mengejar materi saja? Ah, tampaknya kalau itu-itu saja yang dilakukan kok begitu monoton.  Alangkah baiknya jika kita memiliki hobi. Supaya hidup lebih berwarna dan bervariasi. Apakah hobi itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hobi memiliki arti kegemaran, kesenangan istimewa pada waktu-waktu senggang, bukan pekerjaan utama. Arti dari kamus jelas bahwa hobi merupakan suatu kesenangan di waktu senggang. Sesuatu yang menyenangkan pastilah akan membuat hati menjadi bahagia, dan membuat hidup lebih bermakna.
Layaknya orang pada umumnya, saya pun memiliki beberapa hobi. Berikut beberapa hobi yang saya lakukan di luar pekerjaan sebagai seorang guru.
1.    Membaca
Hobi ini sudah saya lakukan sejak kecil. Hal ini juga ditunjang oleh ibu saya yang selalu membelikan buku-buku bacaan bergambar saat kecil. Ibu saya yang seorang guru SD juga sering meminjam buku di perpustakaan sekolahnya dan dibawa pulang. Waktu meminjam pun tidak ada batas waktunya, karena sampai sekarang beberapa buku waktu kecil masih di rumah. Atau juga bisa dikatakan meminjam tanpa mengembalikan. Hehehe.
Selain itu, hobi ini juga menurun dari ayahku. Ibuku dulu sering bilang bahwa ayahku selalu membaca hampir setiap hari. Kalau membaca tidak mau diganggu, dan terkadang sampai jam 2 malam masih saja membaca. Kalau menurut saya, ayahku terlalu ekstrim dalam membaca. Buku-buku bacaan ayahku pun masih ada beberapa di rumah. Bukunya pun ada yang menggunakan ejaan lama. Dimana lafal j tertulis dj , lafal u tertulis oe. Dan masih banyak ejaan-ejaan lama lainnya. Saya pun susah untuk membacanya.   
2.    Menulis
Lupa itu kadang lumrah. Orang mungkin seringnya lupa. Saya juga termasuk orang yang terkadang lupa. Makanya saya sering menuliskan apapun. Bahkan sampai kalender pun sering saya corat-coret jika akan ada acara. Karena terkadang lupa.
Menulis yang efektif mulai saya lakukan saat kuliah di IKIP PGRI Semarang dulu. Saya mulai dari menulis surat pembaca ke harian Suara Merdeka. Meskipun hanya surat pembaca dan tidak ada komisi, tapi alangkah bahagianya jika dimuat. Sesaat setelah mengirimkan tulisan surat pembaca, saya selalu ke papan informasi yang menempel koran tersebut. Dan saat tulisan dimuat saya langsung meluncur ke loper koran dan membeli. Lalu saya koleksi dan sampai sekarang korannya masih ada. Orang yang hobi menulis di surat pembaca dinamakan epistoholik. Tulisan-tulisan di surat pembaca pun ada yang saya posting di blog ini. Akan lebih senang lagi jika tulisan kita ditanggapi oleh orang lain di lain waktu. Tapi setelah mulai bekerja, menulis di surat pembaca sudah tidak pernah saya lakukan lagi.
Saya pun sering mengirimkan tulisan-tulisan saya ke kolom Wacana dan Opini di Suara Merdeka. Tapi tidak pernah dimuat. Mungkin tulisan saya kurang berbobot seperti para pakar. Sudah beberapa kali mengirimkan dan selalu gagal muat. Untuk sementara waktu pun saya menyerah untuk mengirimkan tulisan Artikel saya ke Koran.
Blog ini pun saya gunakan sebagai wadah atau sarana saya memposting tulisan-tulisan hasil pemikiran dan hasil renungan. Ah, menulis memang membuatku bahagia. Saya pun selalu teringat akan kata-kata dari penulis kenamaan Pramoedya Ananta Toer, yaitu “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
Saya memiliki pemikiran untuk menciptakan sejarah hidupku dengan menulis. Minimal dibaca oleh orang banyak, kalaupun tidak ya dibaca oleh keluargaku dan anakku kelak. Kalaupun tidak ya minimal tulisan-tulisanku saya baca sendiri. Hehe. Setidaknya menulis dapat membuat kita mengekspresikan diri daripada hanya sekedar membaca tulisan orang lain saja. Alangkah kerennya jika ikut berpartisipasi dalam menulis.    
3.    Jalan-jalan
Inilah hobi yang menyenangkan. Jangan diartikan jalan-jalan itu dengan arti yang sempit jalan kaki kemana-mana. Jalan-jalan di sini saya artikan sebagai keluarnya umat manusia dari rumahnya lalu menuju tempat lain. Ah, terlalu tinggi artinya. Intinya jalan-jalan itu pergi ke mana saja dengan mengendarai motor ke tempat-tempat yang indah. Air terjun, pantai, atau taman. Bahkan sekarang sudah banyak sekali tempat-tempat wisata. Menurut saya, sekarang berwisata sudah menjadi kebutuhan primer keempat setelah pangan, sandang dan papan.  
Tempat-tempat wisata baru sekarang bermunculan. Entah itu tempat wisata buatan atau tempat wisata alami yang juga sudah semakin terjamah oleh orang. Bahkan tempat wisata yang sulit dijangkau orang, semakin banyak dikunjungi dan diminati. Jalan-jalan sudah menjadi pengobat kebosanan manusia. Ah, mungkin bukan saya saja yang hobi jalan-jalan.
Hobi yang kita buat sendiri dan kita nikmati sendiri tanpa terikat oleh waktu. Orang pun semakin banyak membuat status di BBM, FB, IG, Twitter atau yang lainnya dengan tulisan OTW. On the Way yang berarti sedang di dalam perjalanan. Berarti orang sekarang semakin menunjukkan hobinya tanpa disadari. Hobi jalan-jalan tentunya.
4.    Naik Gunung
Pertama kali naik gunung aku lakukan saat kuliah dulu. Diajak oleh komtingku, saudara Ardi Setiawan. Dialah komting abadi di kelasku waktu kuliah. Sampai sekarang pun masih dipanggil pak Komting. Saat itu dia mengajak seluruh anggota kelas untuk muncak. Tapi hanya sedikit yang bisa. Saya lupa jumlahnya. Dokumentasi foto pun terbatas, karena waktu itu tidak secanggih sekarang. Masih menggunakan kamera jadul yang hanya 36 kali jepretan saja kalau tidak salah, dan bukan kamera digital. Nasib sialnya kamera masuk ke mangkok bakso saat sudah turun. Alhasil pun hanya beberapa foto yang terselamatkan. Padahal waktu itu saya sudah berpose keren saat di puncak, tapi tidak bisa dicetak. Mungkin karena dulu aku berniat pamer, jadi membawa akibat yang tidak baik. Pelajaran moralnya adalah “jangan niat pamer terhadap sesuatu, karena akan membawa petaka”.
Setelah muncak pertama itu, saya merasakan sensasi yang luar biasa nikmatnya. Ingin rasanya muncak terus waktu itu, namun apa daya, yang namanya kantong mahasiswa tak bisa dibohongi. Saya tidak cukup kaya untuk selalu muncak setiap waktu. Jika saya paksakan untuk muncak, ah mungkin saya akan mencari donasi teman-teman untuk makan waktu kuliah dulu. Uang saku hanya pas untuk makan 3 kali sehari dan untuk ongkos pulang. Meskipun sering sekali hutang ke teman kos saat mau pulang dulu. Jika teringat hal ini, rasanya ingin senyum-senyum sendiri. Ah, betapa kurangnya aku waktu kuliah dulu. 

5.    NgeBlog
Hobi ini saya mulai tahun 2009. Setelah lulus kuliah tahun 2008 sepertinya tidak ada kegiatan. Lalu saya pun sering berkunjung ke warnet untuk online. Tahun 2009 saya pun membuat blog ini. Awalnya semangat nulis meskipun hanya berbekal tulisan di kertas lalu saya tulis lagi di komputer pentium 2 hasil lungsuran kakak dan saya upload di warnet. Cukup repot memang kalau hobi ngeblog tidak punya fasilitas pribadi. Tanpa meminta, saya diberi komputer pentium 3 oleh kakak. Komputer yang kadang hang dengan sendirinya. Kadang mati-mati sendiri. Tapi tidak apalah, saya pun menulis disitu, lalu menyimpan dalam flasdisk dan menguploadnya, kembali harus ke warnet. Cukup rajin ke warnet pada periode tahun itu.
Setelah bekerja, saya pun berpikir bahwa laptop itu menjadi kebutuhan untuk bekerja. Maka, saya menabung untuk membeli laptop. Mulailah saya menulis di laptop, lalu saya menyisihkan uang untuk membeli modem. Akhirnya bisa online di rumah sewaktu-waktu. Mengupdate blog, utak atik template, nambah pernak-pernik sana sini. Malah isi dari blog pun tidak ada sama sekali. Hanya berkutat pada tampilan saja. Bertahun-tahun pun saya vakum dari update blog. Tahun 2017 ini tiba-tiba kok ingin selalu menulis dan berbagi tentang apapun ke media blog. Bisa dikatakan saya adalah blogger yang kurang rajin. Karena posting tulisan masih sedikit. Hehe. 
6.    Memelihara burung berkicau
Inilah hobi turunan. Hobi ini menurun dari ibukku. Beliau seorang wanita namun gemar sekali memelihara burung berkicau. Saat kecil dulu saya sering diminta bantuan untuk membersihkan kandang, memberi makan dan minum burung berkicau peliharaan ibu saya. Juga memandikan burung. Hal itu saya lakukan lumayan sering. Semakin sering saya lakukan yang diperintahkan oleh ibuk ternyata membuat saya malah menjadi senang dengan burung berkicau. Alhasil pun sampai sekarang saya memelihara burung berkicau. Meskipun bukan burung dengan harga jutaan rupiah, namun saya suka. Sekali lagi hobi itu kesukaan menurut saya, bukan karena gengsi-gengsian dengan teman.
7.    Koleksi Buku
Saya mulai pertama kali membeli buku non pelajaran kalau tidak salah ingat pada tahun 2006. Saat masih kuliah S-1 Pendidikan Matematika dulu. Buku berjudul “Mengatasi Rasa Sepi, Frustasi, dan Rendah Diri” karangan Dr. Frank S.Caprio. Dari judulnya kelihatan jelas bahwa pada saat itu keadaan diriku seperti yang ada di dalam judul. Maklumlah, yang namanya mahasiswa rantau, dengan uang pas-pas an. Sering merasa rendah diri waktu itu. Motor pun tak punya saat itu, kemana-mana memang berbekal naik bus, jalan kaki, atau nebeng teman. Namun setelah berumur kepala tiga sekarang, ternyata pikiran saya waktu itu sungguh lucu. Kenapa harus kesepian,frustasi, dan rendah diri waktu itu ya? Setelah umur kesekian akhirnya terjawab, mungkin dulu khayalanku terlalu muluk-muluk jadinya kurang menikmati hidup. Aduh, kenapa malah curhat.
Kembali ke koleksi buku, setelah itu saya pun menjadi semakin sering menyisihkan uang untuk membeli buku non pelajaran atau selain buku-buku kuliah. Saya termasuk manusia langka waktu itu, karena semakin sering membeli buku-buku bukan untuk keperluan kuliah. Tapi, bagaimana lagi, yang namanya orang suka ya pasti akan selalu dikejar dan dipenuhi. Itulah hobi. Sampai sekarang pun saya masih sering membeli buku-buku yang menarik. Entah itu novel, atau buku-buku pengembangan diri. Dengan adanya online shop, saya pun banyak membeli buku-buku dari olshop. Dari yang membeli di website penjual buku atau twitter. Tak jarang saya juga membeli buku-buku bekas yang masih bagus.    
8.    Nonton Bola
Mungkin yang satu ini dapat dikatakan bukan hobi. Nonton bola menjadi semacam make-up bagi para pria mungkin. Karena sudah melekat dan menjadi kebanggan. Hampir sebagian besar pria atau laki-laki suka dengan bola. Saya mengatakan sebagian besar berarti tidak semua laki-laki suka bola.
Nonton bola ini saya bagi menjadi dua. Yaitu nonton di televisi dan nonton di stadion langsung. Nonton di televisi pasti sudah menjadi rutinitas bagi para pria penyuka bola. Ini juga sering saya lakukan. Entah dilakukan saat akhir pekan pada saat pertandingan liga-liga eropa, atau saat tengah pekan saat liga champions eropa. Liga Indonesia sekarang pun semakin sering disiarkan live di televisi. Menjadi semacam penyejuk dahaga tontonan, ditengah-tengah tayangan-tayangan televisi yang hanya berisi sinetron-sinetron kurang mendidik.  
Nonton langsung di stadion juga kadang saya lakukan. Berbahagialah bagi orang yang di kota/kabupatennya ada tim sepakbola yang terurus dan punya stadion representatif. Nonton Persijap Jepara langsung sering saya lakukan. Saat masih SMA dan kuliah dulu, saya sering sekali nonton pertandingan di Stadion Kamal Djunaidi atau stadion lama. Pokoknya nonton bermodalkan uang untuk membeli tiket dan untuk ongkos naik bus. Dulu saat berangkat nonton pasti naik bus, dan pulangnya nunut atau ikut rombongan orang lain di truk atau colt. Kadang tidak kenal yang penting ikut pulang.
Dan kemarin saya juga menonton dengan istri saya. Alangkah senangnya istri, saat saya ajak nonton langsung Persijap di stadion. Karena baru pertama kali, dan saya yang mengajaknya. Mungkin saya memang termasuk anggota PSSI (Persatuan Suami Sayang Istri). Hehehe.
9.    Futsal
Ini hobi dari tempat kerjaan. Saya mengenal futsal pada tahun 2009-2010 saat awal bekerja dan diajak oleh teman-teman se kantor. Futsal ini dilakukan satu minggu sekali saat hari Rabu, lumayanlah untuk mencari dan mengeluarkan keringat, di tengah-tengah rutinitas pekerjaan. Awalnya banyak sekali yang ikut futsal ini, tapi lama kelamaan habis juga. Namanya juga seleksi alam, kalau tidak suka ya akan ditinggalkan. Saya memang memanfaatkan futsal ini untuk berolahraga dan mengakrabkan diri dengan teman. Saya tidak ingin mencari prestasi atau harus bermain bagus, karena saya bukan orang yang terlalu pandai bermain futsal. Permainan pun standar, yang penting bisa nendang dan bisa lari. Itu saja sudah cukup membuatku bahagia.
10.    Trabas
Ini hobi khayalan. Ya, memang hobi ini belum saya lakukakan. Tapi saya masih mendambakannya. Saya memang masih berniat membeli motor trail dan menaikinya. Namun, masih belum kesampaian. Istri pun masih mengingatkan tentang skala prioritas.
Hobi khayalan ini dari kecil sebenarnya sudah terpikirkan. Saat masih nonton balap trail di TVRI, mungkin masih ada yang ingat dengan nama Johnny Pranata, Tonk Enk, dan lainnya. Saat menonton mereka waktu kecil, saya sudah ingin mengendarai trail. Apalagi saat mengangkat motor di atas tanjakan. Ah, ingin sekali aku menaikinya. Namun hobi ini masih hobi khayalan. 
Sumber foto : www.suaramerdeka.com


Hobi orang lain mungkin lebih banyak dari saya, atau malah lebih sedikit. Yang jelas, ini hanyalah sebuah hobi. Dimana saya melakukannya di saat waktu luang dan tidak mengganggu pekerjaan, juga tidak mengganggu waktu dengan keluarga. Hobi yang saya lakukan pun tidak sekali tempo dalam melakukannya, namun berbeda-beda waktunya. Sekali lagi, hobi saya lakukan supaya kita dapat memanfaatkan waktu luang kita untuk melakukan hal yang kita senangi dan membuat hidup lebih bermakna terlepas dari pekerjaan. Yang pasti, saat melakukan hobi saya merasakan sensasi yang menyenangkan hidup. Lepaslah kepenatan, hilanglah kejenuhan, wajah pun ceria.

Blog Rasa Website

Website rasa blog, atau blog rasa website. Ah, sudahlah. Hal yang pasti, setelah sekian lama utak-atik blog akhirnya punya website yang beralamat .com. Meskipun berawal dari blog. Karena menurut saya pribadi, kalau alamatnya sudah memiliki domain .com (baca dot com) ya berarti sudah website. Ini menurut saya pribadi. Tapi mungkin pandangan orang lain berbeda. Sudah sejak lama, sebenarnya saya ingin membeli domain .com agar tampilan blog menjadi lebih meyakinkan. Alamat blog ini www.taufikfadholi.com, yang mungkin terlalu narsis karena menggunakan nama sendiri. Hehehe.  Tidak apalah, karena jika melihat orang-orang terkenal dan artis juga banyak yang memiliki website dengan nama sendiri. Bukan bermaksud sok artis atau sok menjadi orang terkenal. 
Sumber tulisan dari : www.cooltext.com
Tujuan saya membuat website pribadi adalah untuk menyalurkan hobi saya dalam menulis. Ya, hobi yang mungkin tidak banyak orang yang melakukannya.Apalagi sekarang ini, ditengah-tengah media sosial yang semakin menjadi ketergantungan oleh banyak orang. Menulis panjang mungkin dianggap terlalu ribet dan membuang-buang waktu. Tapi, bagi saya menulis adalah suatu keasyikan tersendiri. Apalagi menulis di blog sendiri, tidak akan ada orang yang mengeditnya. Kecuali kalau salah, mungkin ada yang berkomentar.
Tulisan di blog setidaknya harus memiliki tujuan yang baik, agar pembaca dapat ikut terinspirasi atau mengikuti alur tulisan dari penulis. Website rasa blog yang saya buat  ini, memang bertujuan sebagai wadah saya dalam mengekspresikan diri dalam bentuk tulisan. Sudah sejak lama memang saya ingin menjadikan blog saya menjadi website dengan domain .com. Diawali dari tahun 2009 saat saya mengisi blog ini dengan tulisan-tulisan saya pribadi hasil dari pemikiran, lalu saya tuangkan menjadi bentuk tulisan. Tulisan apa saja, saat di kepala ada semacam rangkaian kata-kata yang terus terangkai, saat itu pula saya berusaha untuk menuliskannya. Kepuasan yang saya rasakan saat berhasil menuangkan kata-kata menjadi bentuk tulisan, menjadi semacam penyejuk kehidupan ditengah rutinitas yang kadang itu-itu saja.
Dulu, blog ini juga pernah saya ganti namanya dengan domain gratisan, entah di tahun berapa saya lupa. Saya memakai domain.co.cc ( baca dot co dot cc), karena domain gratisan ya hanya berlangsung satu tahun saja. Sama halnya dengan .com juga. Menurut saya .com ini saja sudah keren, karena saya membeli domain dari www.jagoanhosting.com dengan harga Rp55.000,00 ditambah dengan pajak menjadi Rp60.926,00. Saya hanya membeli domainnya saja, tidak dengan membeli hosting. Website ini hanya bertujuan untuk berbagi tulisan saya, jadi membeli domain saja sudah cukup puas dan keren menurut saya. Meskipun berawal dari blog, tapi sudah membuat saya bangga dengan diri sendiri. Karena berhasil otak-atik blog yang umurnya sudah sejak 2009 menjadi seperti ini. Sempat banyak tulisan di awal membuat blog, tapi juga sempat vakum bertahun-tahun. Karena kesibukan dan rutinitas pekerjaan. Ditambah dengan kesibukan kuliah lagi pada saat periode 2012 s.d 2015. Kuliah yang harusnya 2 tahun lulus menjadi molor 3 tahun. Ah, nanti akan saya ceritakan sendiri kisah tentang kuliahku ini di lain kesempatan. Sekarang ini mau fokus tentang blog rasa website ini.
Selain karena ingin menjadikan blog saya keren dengan domain .com. Sebenarnya saya juga terinspirasi dengan kakak kandung saya sendiri yang memiliki website berbahasa inggris yang beralamat di www.digimanx.com dan di dalamnya berisi tentang teknologi, komputer dan lain-lain. Jika penasaran kunjungi saja website kakak saya tersebut. Tapi, jangan lupa harus cukup mampu berbahasa inggris. Ya minimal tahu arti dari bahasa inggris.
Template yang saya gunakan dalam blog ini pun sering gonta-ganti tidak karuan. Saya cari ke penyedia template-template gratisan dan menggantinya. Kadang saya balikkan lagi ke template awal dari blogger. Saya tidak tahu apakah nanti template ini saya ganti lagi. Karena mengganti tampilan blog juga mengasyikkan. Apalagi jika dilakukan sendiri, dengan browsing dan download template sana sini. Tidak akan pernah ada kata puas jika sudah mengotak atik blog.
Domain .com awal dibeli memang murah, tapi setelah diperpanjang mungkin harganya bisa naik. Untuk itulah saya mencoba untuk memanfaatkan promo yang diberikan oleh penyedia domain. Harga Rp60.926,00 memang harga promo. Jika waktu biasa harganya mencapai Rp145.000,00. Nah, saya cari kesempatan promo saja. Ternyata dengan membeli domain secara tidak langsung menjadi kan semangat untuk menulis. Semacam pemantik motivasi, karena sudah mengeluarkan uang untuk membeli domain dan sayang jika blog tidak rutin untuk diisi.
Dari sini saya mendapat pelajaran bahwa, untuk memotivasi diri terkadang perlu untuk mengeluarkan uang. Kita tidak selalu harus mendapatkan uang untuk termotivasi dalam hidup. Ternyata mengeluarkan uang itu dapat menjadi motivasi bagi kita untuk lebih menjalani hidup dengan baik.
Blog saya ini mungkin tidak sebagus blog-blog yang ada lainnya. Tapi saya selalu berusaha untuk mengisi dengan tulisan saya sendiri. Tulisan orisinil hasil dari pemikiran sendiri, kalaupun ada tulisan orang lain pasti saya sertakan sumbernya.
Bukan hanya blog ini saja yang saya buat. Malahan blog lain yang saya buat pengunjungnya lebih ramai daripada blog pribadi ini. Hehehe. Blog lain yang saya buat adalah www.mgmpmtksmkjepara.blogspot.com dan www.mtksmk1jepara.blogspot.com yang sekarang menjadi www.mtksmkn1jepara.top.
Manfaat yang saya dapatkan dari membuat blog ternyata banyak juga. Blog MGMP Matematika SMK ini juga bermanfaat bagi teman-teman guru matematika SMK di Kabupaten Jepara. Ketika ada info, soal atau kisi-kisi, saya tidak perlu email ke seluruh guru. Email yang mungkin saya lupa daftar alamat emailnya satu per satu. Cukup saya posting saja dan beri link di alamat blog MGMP. Jadi ketika teman ada yang bertanya, tinggal saya minta untuk membuka blog dan mendownloadnya. Lebih efektif menurut saya, daripada harus mencatat emailnya dan mengirimkannya.
Blog matematika untuk siswa saya sendiri juga sangat bermanfaat. Seperti yang sudah saya tulis dalam tulisan NgeBlog untuk Media Pembelajaran pada blog ini. Manfaatnya ternyata memang banyak dan menurut saya mempermudah hidup kita. Saya tidak harus selalu mengajar dan memberi tugas dengan cara-cara yang biasa saja tapi menambahkan dengan pemanfaatan internet.
Blog rasa website ini ingin selalu saya jaga dan rawat dengan tulisan-tulisan hasil pemikiran sendiri yang mungkin menginspirasi orang lain. Setidaknya kita membuat tulisan sendiri yang memiliki manfaat daripada hanya sekedar share tulisan orang lain yang tidak kita ketahui kebenarannya di media sosial.
Blog tidaklah susah dalam membuatnya. Tinggal kita mau atau tidak. Tinggal ketik saja pencarian di google tentang cara-cara membuat blog. Pasti banyak sekali yang sudah membahasnya. Sampai saya sendiri pun tidak mau untuk membuat tutorialnya atau caranya. Karena sudah sedemikian banyak yang membuat. Blog adalah tempat untuk saya mengekspresikan tulisan. Maksud saya, adalah agar orang semakin terinspirasi dan meluangkan waktunya untuk membaca dan menulis. Meskipun mungkin tulisan saya di blog tidak terlalu bagus. Karena blog yang sering dikunjungi orang, biasanya adalah blog tentang tutorial-tutorial atau tentang cara-cara dalam mengatasi sesuatu.
Intinya kita jangan sampai tertipu dengan penipuan sms yang mengatakan kita memenangkan hadiah 75 juta atau mendapatkan mobil dengan mengklik salah situs yang dituju dengan domain gratis. Orang awam yang belum tahu akan domain mungkin mengira bahwa hadiahnya sungguhan. Tetapi domain yang digunakan penipu seringnya domain gratisan. Hehehe. Saya pernah mencoba membuka alamat yang dikirim oleh penipu ternyata tampilannya meyakinkan. Bahkan kadang ada foto-foto pejabat terkait. Sungguh terlalu. Menipu orang awam dengan menggunakan domain gratisan.
Blog ada baiknya digunakan dan diisi dengan konten-konten positif yang menginspirasi pembaca dan memberi manfaat kepada pembaca. Marilah kita nge blog dengan baik dan bertujuan yang baik. Isi dari blog diusahakan tulisan-tulisan sendiri dan memiliki sedikit nilai-nilai ajakan untuk berbuat baik. Ayo kita membuat blog dan mengisinya untuk berbagi.

Taufik Fadholi

Menggambar Grafik Fungsi Kuadrat di Word dengan FX Draw 4

Seorang guru matematika pasti tidak terlepas dari membuat soal yang berhubungan dengan menggambar. Sebagian guru masih kesulitan dengan menggambar gafik di Ms. Word. Terkadang masih banyak yang menggunakan cara manual di Ms. Word. Sebenarnya banyak sekali software yang dapat digunakan untuk menggambar grafik. Sudah banyak juga tutorial atau cara-cara untuk menggambar di internet. Namun kali ini, saya ingin membantu teman-teman guru yang masih kesulitan dan belum terbiasa menggambar dengan FX Draw 4 di Ms. Word.




Berikut cara untuk menggambar grafik fungsi kuadrat di Word dengan FX Draw 4 :
1. Buka program Fx Draw 4 dan klik di gambar fungsi seperti dibawah :


2. Buat kotak dengan klik kiri/kanan dengan menggerakkan mouse setelah itu lepaskan mouse.

3. Setelah muncul gambar berikut klik kanan pada gambar dan akan muncul Graphproperties lalu masukkan saja persamaan fungsi kuadrat pada kotak Functions ( untuk kuadrat tulis saja dengan angka 2 dan tidak perlu rumus) setelah itu klik OK. 





4. Setelah muncul gambar fungsi jangan panik jika tidak sesuai harapan. Klik huruf y = , atau klik kanan pada gambar. Maka akan muncul GraphProperties dan mulailah kita atur.


5. Pada kotak GraphProperties ketik Scale setelah itu mulailah kita atur sesuai dengan kebutuhan. Disini persamaan fungsi kuadrat ny y = x2+2x-8

Untuk x Axis berarti sumbu x :
-          Minimum klik centangnya dan isi –6
-          Maximum klik centang dan  isi 4
-          Minor : isi 1 ( penanda jarak antar angka pada sumbu)
-          Major : isi 7 ( supaya tidak ada angka pada sumbu)
Untuk y Axis berarti sumbu y :
-          Minimum klik centangnya dan isi –10 (supaya terlihat perpotongan dengan sumbu y )
-          Maximum klik centang dan  isi 9
-          Minor : isi 1 ( penanda jarak antar angka pada sumbu)
Major : isi 11 ( supaya tidak ada angka pada sumbu)

6. Hasilnya akan terlihat seperti berikut.
 

7. Tampaknya grafik fungsi kuadrat kurang lengkap tanpa adanya angka untuk mempermudah dalam membaca. Silahkan klik pada gambar huruf A di samping kiri.

A.      Klik huruf A
B.      Klik di sembarang tempat angka/huruf yang diinginkan
C.      Angka -4 nantinya akan digunakan
D.      Jangan lupa untuk Mark dipilih None
Setelah selesai klik OK

8. Atur titik-titik yang sudah dibuat dengan menggeser sesuai dengan tempat dan kebutuhan tentunya. Buat titik yang diperlukan saja. Copy paste titik lalu isi dengan angka yang sesuai dan tempatkan ditempatnya. 

9. Setelah selesai jangan lupa senyum. Langkah selanjutnya copy paste saja ke Ms. Word dengan cara klik : Edit --> Copy

10. Buka Ms. Word yang baru atau yang sudah ada soalnya dan klik Paste / Ctrl+V. Ukuran pasti besar. Silahkan disesuaikan dengan kebutuhan . Klik gambar --> Picture Tools --> Text Wrapping (dipilih Behind Text atau In Front of Text supaya mudah menggesernya).

 


11.  Grafik fungsi sudah jadi
12.Software FX Draw sekarang sudah ada yang versi 5. Program yang saya gunakan ini versi 4 dan saya dapatkan dulu dari www.dumatika.com (blog sudah tidak aktif). 
13. Jika belum punya softwarenya silahkan ketik di google aja biasanya banyak yang nge share, atau kunjungi situs resminya di www.efofex.com 
14. Jika ada pertanyaan silahkan tulis dikomentar atau email ke saya.

Terima Kasih
Taufik Fadholi

Lain-lain

Artikel Selanjutnya »

Kisahku

Artikel Selanjutnya »